PARTISIPASI POLITIK PENYANDANG DISABILITAS KOTA TANJUNGPINANG DALAM PEMILIHAN GUBERNUR KEPULAUAN RIAU TAHUN 2015

candra, saputra PARTISIPASI POLITIK PENYANDANG DISABILITAS KOTA TANJUNGPINANG DALAM PEMILIHAN GUBERNUR KEPULAUAN RIAU TAHUN 2015. PARTISIPASI POLITIK PENYANDANG DISABILITAS KOTA TANJUNGPINANG DALAM PEMILIHAN GUBERNUR KEPULAUAN RIAU TAHUN 2015. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
JURNAL.pdf

Download (333kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Partisipasi politik merupakan salah satu indikator penting dalam suatu lingkup negara yang menganut sistem demokrasi. Abraham dan Hardwick membedakan partisipasi politik dalam dua bentuk, yaitu partisipasi politik konvensional dan partisipasi politik non-konvensionalpenyandang disabilitas yaitu orang yang memiliki keterbatasan fisik, mental, intelektual, maupun sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dan sikap masyarakatnya dapat menemui hambatan yang menyulitkan untuk berpartisipasi penuh dan efektif berdasarkan kesamaan hak. Pilkada adalah sarana demokrasi yang diciptakan untuk mengatur pergiliran kekuasaan dan perebutan kepentingan politik.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana partisipasi politik penyandang disabilitas Kota Tanjungpinang dalam pemilihan Gubernur Kepulauan Riau tahun 2015. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan didalam penelitian ini sebanyak 8 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu dengan metode teknik purposive sampling. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang terkumpul kemudian dianalisa dan dipaparkan secara deskriptif guna mendapatkan kesimpulan. Bedasarkan hasil penelitian partisipasi politik Penyandang Disabilitas Kota Tanjungpinang tahun 2015merupakan jenis partispasi konvensional menurut Abraham dan Hardwickyaitu suatu bentuk partisipasi politik yang normal dan dapat dilakukan melalui prosedur yang wajar serta tidak berupa tindakan kekerasan, yang terbagi menjadi tiga indikator partisipasi yaitu a) Bergabung atau membetuk kelompok kepentingan, b) Kegiatan Kampanye, dan c) Pemberian suara/Voters. Dalam partisipasi politik. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi penyandang disabilitas Kota Tanjungpinang ini dalam berpatisipasi dalam Pemilihan Gubernur Kepulauan Riau tahun 2015 yaitukesadaran politik seseorang, komunikasi politikdankepercayaan terhadap pemerintah. Saran didalam penelitian ini yaitu KPU harus lebih memastikan kesiapan penyelenggaraan pemilihan selanjutnya, diharapkan kedepannya lebih banyak perhatian dan binaan baik dari lembaga maupun LSM terhadap penyandang disabilitas Kota Tanjungpinang. dan masyarakat penyandang disabilitas diharapkan menjadi lebih peka dan membuka diri tanpa harus merasa berbeda dari masyarak yang normal.

Item Type: Article
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
J Political Science > JA Political science (General)
Division: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Art
Depositing User: candra saputra
Date Deposited: 15 Aug 2018 03:43
Last Modified: 15 Aug 2018 03:43
URI: http://repository.umrah.ac.id/id/eprint/1884

Actions (login required)

View Item View Item