IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBANGUNAN KEPARIWISATAAN DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN LINGGA DALAM PENGEMBANGAN POTENSI PARIWISATA TAHUN 2015

noveria, deby aviantari IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBANGUNAN KEPARIWISATAAN DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN LINGGA DALAM PENGEMBANGAN POTENSI PARIWISATA TAHUN 2015. IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBANGUNAN KEPARIWISATAAN DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN LINGGA DALAM PENGEMBANGAN POTENSI PARIWISATA TAHUN 2015.

[img]
Preview
Text
DEBY AVIANTARI NOVERIA-130565201036.pdf

Download (572kB) | Preview

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor pembangunan yang terus berkembangmenjadi salah satu sektor perekonomian yang penting bagi negara-negara diseluruh dunia, termasuk Indonesia. Kabupaten Lingga memiliki beragam potensi wisata yang cukup besar untuk dikembangkan dan terkenal sampai ke mancanegara. Namun sangat disayangkan beberapa potensi tersebut belum dikelola dengan maksimalsehingga belum dapat memberikan manfaat yang banyak dan kontribusi ke masyarakat maupun daerah. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. Mengingat potensi tersebut, maka Pemerintah Daerah membuat kebijakan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Lingga No. 13 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan. Selain itu, sebagai pedoman lainnya dibuatlah Rencana Strategi (RENSTRA) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lingga. Teori yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan teori Van Meter dan Van Horn (Agustiono, 2012:142). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Pertama, tidak adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) pada tahun 2015, Kedua, Sumberdaya Manusia dilingkungan masyarakat masih minim sedangkan jika dilihat dari jumlah pegawai di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lingga ini yaitu 53 Orang, Sumberdaya Finansial yang terealisasi hanya sebesar 45.739.800. Sumberdaya Waktu tidak dapat berjalan sesuai target. Ketiga, Agen pelaksana sudah berkerja dengan baik, baik individual maupun tim sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing pegawai, baik dalam bidang kerjanya maupun antar bidang kerja. Keempat, adanya dukungan dari pelaksana internal Pemerintah, adanya antusiasme masyarakat, adanya Pengawasan Pemerintah yang bersifat melekat pada pengembangan pariwisata di Daerah. Kelima, Koordinasi/kerjasama dengan stakeholder atau instansi terkait yang mana koordinasi yang terjadi sudah cukup baik. Keenam, Lingkungan Ekonomi, Sosial dan Politik, Memutar roda ekonomi masyarakat, masyarakat ikut berpartisipasi, adanya dukungan para elit politik. Kata Kunci : Implementasi, Kebijakan dan Pariwisata

Item Type: Article
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
J Political Science > JA Political science (General)
Division: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Art
Depositing User: DEBY AVIANTARI NOVERIA NOVERIA
Date Deposited: 21 Aug 2018 04:05
Last Modified: 21 Aug 2018 04:05
URI: http://repository.umrah.ac.id/id/eprint/2277

Actions (login required)

View Item View Item