PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA DENGAN PENEREPAN PENDEKATAN PMRI PADA POKOK BAHASAN NILAI MUTLAK SISWA SMA

RISKIW, WAHYUNI PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA DENGAN PENEREPAN PENDEKATAN PMRI PADA POKOK BAHASAN NILAI MUTLAK SISWA SMA. Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dengan Penerapan Pendekatan PMRI pada Pokok Bahasan Nilai Mutlak Siswa SMA. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
RISKI WAHYUNI- 170384202073-FKIP-2019.pdf

Download (502kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan kemampuan berpikir kreatif melalui penerapan pendekatan PMRI pada kelas X SMAN 5 Tanjungpinang. Hasil Penelitian ini diperoleh dengan cara mengukur peningkatan yang terjadi di kelas yang diberi perlakuan PMRI dan kelas dengan pembelajaran konvensional. Setelah diperoleh hasil peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa, peneliti kemudian membandingkannya untuk melihat peningkatan yang lebih tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian kuasi eksperimen berbentuk The Randomized Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas X SMAN 5 Tanjungpinang. Penentuan sampel untuk kelas eksperimen dan kelas kontrol dalam penelitian ini dilakukan secara acak. Pada kelompok eksperimen diberikan perlakuan berupa pendekatan PMRI sedangkan kelompok kontrol diberikan perlakuan berupa pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil pengolahan data dan pengujian hipotesis diperoleh bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif yang memperoleh pendekatan PMRI lebih tinggi dari siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Hal Ini terbukti dari rata-rata peningkatan kemampuan di kelas eksperimen sebesar 0,64 lebih tinggi dari dari rata-rata dikelas kontrol sebesar 0,44. Dari uji hipotesis dengan statistik parametrik, yaitu Independent Sample T-Test dengan menggunakan taraf signifikansi 0,05 diperoleh perbedaan rata-rata peningkatan kemampuan berpikir kreatif yang signifikan, yaitu nilai sig (1-tailed) = 0,001 < 0,05 yang berarti H_o ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan penerapan pendekatan PMRI lebih tinggi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dibandingkan dengan penerapan pembelajaran konvensional pada pokok bahasan nilai mutlak.

Item Type: Article
Subjects: L Education > L Education (General)
Division: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Program Studi Pendidikan Matematika
Depositing User: RISKI WAHYUNI
Date Deposited: 15 Apr 2019 01:39
Last Modified: 15 Apr 2019 01:39
URI: http://repository.umrah.ac.id/id/eprint/2495

Actions (login required)

View Item View Item