PERAN UPT DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU DALAM PERLINDUNGAN HUTAN DIKAWASAN HUTAN LINDUNG (STUDI DI KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN PRODUKSI UNIT IV BINTAN-TANJUNGPINANG HUTAN LINDUNG SEI PULAI KELURAHAN GUNUNG LENGKUAS KABUPATEN BINTAN)

Ermanda, Herry Eko PERAN UPT DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU DALAM PERLINDUNGAN HUTAN DIKAWASAN HUTAN LINDUNG (STUDI DI KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN PRODUKSI UNIT IV BINTAN-TANJUNGPINANG HUTAN LINDUNG SEI PULAI KELURAHAN GUNUNG LENGKUAS KABUPATEN BINTAN). LINDUNG (STUDI DI KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN PRODUKSI UNIT IV BINTAN-TANJUNGPINANG HUTAN LINDUNG SEI PULAI KELURAHAN GUNUNG LENGKUAS KABUPATEN BINTAN).

[img]
Preview
Text
HERRY EKO ERMANDA-140565201071-FISIP-2019.pdf

Download (298kB) | Preview
Official URL: http://fisip.umrah.ac.id

Abstract

UPT KPHP unit IV Bintan-Tanjungpinang selaku Instansi yang memiliki peran penting dalam melakukan pengawasan dan perlindungan hutan, khususnya bagian kehutanan, setelah berlakunya undang-undang nomor 23 tahun 2014 terjadi perubahan dalam pengelolaan hutan yang pada awalnya pengelolaan hutan diurus oleh pemerintahanKabupaten/Kota dialihkan ke daerah pemerintahan Provinsi khususnya dibidang Kehutanan mempunyai kedudukan sebagai unsur pelaksana pemerintah dibidang kehutanan. Skripsi ini membahas tentang Peran Upt Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau Dalam Perlindungan Hutan diKawasan Hutan Lindung (Studi di Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi unit IV Bintan-Tanjungpinang Hutan Sei Pulai Kelurahan Gunung Lengkuas Kabupaten Bintan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana Peran Upt Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau Dalam Perlindungan Hutan diKawasan Hutan Lindung Kegunaan penelitian adalah untuk menambah wawasan dibidang Ilmu Pemerintahan dan dapat memberikan manfaat bagi pemerintan Provinsi. Penelitian ini menggunakan teori Pengelolaan, metode yang digunakan deskriptif kualitatif dengan informan sebanyak 6 orang serta menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara melakukan wawancara,observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa pengelolaan dan pengawasan hutan masih belum bisa dikatakan dengan baik, kendala-kendala yang terjadi yaitu minimnya anggaran operasional, kurangnya sosialisasi dimasyarakat bahwa petingnya menjaga hutan, serta kurangnya kendaran dan personil dalam melakukan patroli dilapangan.

Item Type: Article
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Division: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > Program Studi Ilmu Pemerintahan
Depositing User: Herry Eko Ermanda
Date Deposited: 18 Feb 2019 08:21
Last Modified: 18 Feb 2019 08:21
URI: http://repository.umrah.ac.id/id/eprint/2648

Actions (login required)

View Item View Item