PERANCANGAN TURBIN ANGIN DARRIEUS-H DUA TINGKAT SUMBU VERTIKAL

seka, dirga PERANCANGAN TURBIN ANGIN DARRIEUS-H DUA TINGKAT SUMBU VERTIKAL. PERANCANGAN TURBIN ANGIN DARRIEUS-H DUA TINGKAT SUMBU VERTIKAL.

[img]
Preview
Text
ARTIKEL E-JURNAL SEKA DIRGA HARNO.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Salah satu pemanfaatan energi terbarukan yang saat ini memiliki potensi besar untuk di kembangkan adalah energi angin. Energi ini adalah energi yang bersih dan dalam proses produksinya tidak mencemari lingkungan. Pemanfaatan sumber energi angin untuk menghasilkan listrik bukan lah hal yang baru, namun energi yang di hasilkan tentu sangat terbatas karena disebab kan oleh beberapa hal utama, seperti potensi kecepatan angin di suatu daearah, durasi adanya angin dalam satu hari, serta peralatan konversi energi yang di gunakan. Energi angin dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin yang kemudian menggerakkan generator untuk menghasilkan listrik, namun keadaan angin di Indonesia sering berubah dan kecepatan angin yang relatif rendah, Turbin angin Darrieus–H dua tingkat ini merupakan salah satu jenis turbin yang mampu beroperasi pada kecepatan angin yang relatif rendah dan kecepatan angin yang berubah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah turbin angin Darrieus–H dua tingkat yang mampu beroperasi dalam keadaan angin yang relatif rendah dan pada kondisi kecepatan angin yang berubah, dan mengetahui pengaruh sudut pitch terhadap performa turbin angin. Blade di desain dengan airfoil NACA 0012, dengan panjang chord 0,3 meter, blade berjumlah 6 buah dengan variasi 3 blade di bawah dan 3 blade di atas. Diameter blade 0,5 m. Variasi sudut pitch (10, 20, 30, 40, 50). Kemudian di lakukan pengambilan data pengukuran kecepatan angin, putaran poros (RPM), arus dan tegangan, kemudian di lanjutkan dengan penambahan beban berupa lampu LED 25 watt dan tahap terakhir dilakukan perhitungan dan analisis untuk mencari nilai koefisien daya. Dari hasil pengujian di peroleh bahwa turbin angin Darrieus–H dua tingkat dengan menggunakan sudut pitch 300 lebih efektif dalam mengestrak angin dengan nilai tip speed ratio maksimum 1,102 pada kecepatan angin 4,4 m/s dan nilai koefisien daya maksimum 0,43 pada kecepatan angin 4,3 m/s dan penambahan nilai sudut pitch yang lebih dari 300 akan menghambat putaran turbin

Item Type: Article
Subjects: Q Science > Q Science (General)
T Technology > T Technology (General)
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Division: Fakultas Teknik
Fakultas Teknik
Depositing User: Seka Dirga Harno
Date Deposited: 15 Apr 2019 01:43
Last Modified: 15 Apr 2019 01:43
URI: http://repository.umrah.ac.id/id/eprint/2965

Actions (login required)

View Item View Item