Tinjauan Viktimologi Terhadap Anak Sebagai Korban Penyalahgunaan Narkotika Di Kota Tanjungpinang

utari, triya Tinjauan Viktimologi Terhadap Anak Sebagai Korban Penyalahgunaan Narkotika Di Kota Tanjungpinang. Tinjauan Viktimologi Terhadap Anak Sebagai Korban Penyalahgunaan Narkotika Di Kota Tanjungpinang. (Unpublished)

[img] Text
TRIYA UTARI-140574201035-FISIP-2019.pdf

Download (551kB)

Abstract

Permasalahan penyalahgunaan narkotika saat ini sudah menjadi permasalahan global disemua kalangan termasuk anak. Menurut Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Pasal 7 “narkotika hanya digunakan untuk kepentingan pelayanan kesehatan dan/atau pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi”. Jumlah kasus anak yang menjadi korban penyalahgunaan narkotika di kota Tanjungpinang mengalami peningkatan, peningkatan signifikan terjadi pada tahun 2018. Dalam penjelasan Pasal 54 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, “korban penyalahgunaan narkotika adalah seseorang yang tidak sengaja menggunakan narkotia karena dibujuk, diperdaya, ditipu, dipaksa, dan/atau diancam untuk menggunakan narkotika”. Anak yang menjadi korban penyalahgunaan narkotika tidak lahir secara begitu saja, ada faktor-faktor yang melatarbelakanginya. Keadaan ini yang kemudian memunculan pertanyaan bagi penulis yang kemudian diangkat menjadi rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini yaitu bagaimanakah tipologi anak sebagai korban penyalahgunaan narkotika dalam hubungannya pada suatu tindak pidana dan bagaimanakah upaya perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban penyalahgunaan narkotika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tipologi anak sebagai korban penyalahgunaan narkotika dalam hubungannya pada suatu tindak pidana serta mengetahui upaya perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban penyalahgunaan narkotika. Penelitian ini dilaksanakan di Badan Narkotika Nasional Kota Tanjungpinang. Metode yang digunakan adalah metode hukum normatif empiris. Data primer yang diperoleh langsung dari hasil wawancara dengan narasumber. Sedangakan data sekunder diperoleh dari berbagai literatur, dokumen-dokumen serta peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Anak sebagai korban penyalahgunaan narkotika di kota Tanjungpinang termasuk pada tipologi unrealted victims, precititatif victims, biological weak victims, dan self-victimizing victims. Sedangkan perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban penyalahgunaan narkotika di kota Tanjungpinang dilakukan secara preventif yaitu dilakukan oleh BNN, Kepolisian serta masyarakat untuk mencegah dan memberantas Narkotika. Sedangkan upaya perlindungan hukum secara represif yaitu berupa rehabilitasi medis, rehabilitasi sosial yang sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, serta wajib lapor yang diatur dalam PP Nomor 25 Tahun 2011 Tentang Pelaksanaan Wajib Lapor Pecandu Narkotika.

Item Type: Article
Subjects: K Law > K Law (General)
Division: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: triya utari
Date Deposited: 08 Aug 2019 07:37
Last Modified: 08 Aug 2019 07:37
URI: http://repository.umrah.ac.id/id/eprint/3398

Actions (login required)

View Item View Item