PENGARUH KONSERVATISME AKUNTANSI DAN INTENSITAS MODAL TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK DENGAN DEWAN KOMISARIS INDEPENDEN SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2014-2017

Safitri, Wetti PENGARUH KONSERVATISME AKUNTANSI DAN INTENSITAS MODAL TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK DENGAN DEWAN KOMISARIS INDEPENDEN SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2014-2017. PENGARUH KONSERVATISME AKUNTANSI DAN INTENSITAS MODAL TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK DENGAN DEWAN KOMISARIS INDEPENDEN SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2014-2017. (Unpublished)

[img] Text
WETTI SAFITRI-150462201047-FE-2019.pdf

Download (322kB)
Official URL: https://fe.umrah.ac.id/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konservatisme akuntansi dan intensitas modal terhadap penghindaran pajak dengan dewan komisaris independen sebagai variabel moderasi. Penghindaran pajak diukur dengan cash effective tax rate (CETR), konservatisme akuntansi diukur dengan earning/accrual measure, intensitas modal diukur dengan rasio intensitas aset tetap dan dewan komisaris independen diukur dengan persentase dewan komisaris independen. Populasi dalam penelitian ini adalah Perusahaan Manufaktur sub sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2014-2017. Sampel penelitian ini diperoleh dengan menggunakan metode purposive sampling, sehingga diperoleh total sampel penelitian sebanyak 84 sampel. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dengan metode analisis regresi linear berganda dan moderated regression analysis (MRA) dengan Program Analisis SPSS Versi 2.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konservatisme akuntansi, intensitas modal dan dewan komisaris independen berpengaruh terhadap penghindaran pajak, dewan komisaris independen memperlemah hubungan antara konservatisme akuntansi dan penghindaran pajak serta dewan komisaris independen memperkuat hubungan antara intensitas modal dan penghindaran pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independen, variabel moderasi dan interaksi antara variabel independen dan moderasi hanya mampu menjelaskan variabel dependen sebesar 26,5%, sedangkan 73,5% dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Kata Kunci : Konservatisme Akuntansi, Intensitas Modal, Dewan Komisaris Independen dan Penghindaran Pajak

Item Type: Article
Subjects: L Education > L Education (General)
Division: Fakultas Ekonomi > Program Studi Akuntansi
Depositing User: Wetti Safitri
Date Deposited: 14 Aug 2019 07:33
Last Modified: 14 Aug 2019 07:33
URI: http://repository.umrah.ac.id/id/eprint/3647

Actions (login required)

View Item View Item