Tindakan Aborsi Ilegal di Kecamatan Bukit Bestari Kota Tanjungpinang

Wati, Rahma Tindakan Aborsi Ilegal di Kecamatan Bukit Bestari Kota Tanjungpinang. Tindakan Aborsi Ilegal. (In Press)

[img] Text
Tindakan Aborsi Ilegal (Rahma Wati).docx - Published Version

Download (34kB)

Abstract

ABSTRAK Hak hidup adalah hak setiap makhluk hidup, baik yang masih dalam kandungan maupun yang telah lahir. Hak hidup ini disebut dengan Hak Asasi Manusia. Namun kenyataan dilapangan ditemukan adanya pelanggaran terhadap hak hidup tersebut. Salah satu bentuk pelanggaran tersebut adalah aborsi. Kasus aborsi bukanlah suatu hal yang asing di Indonesia, berdasarkan sumber data dari BKKBN bahwa diperkirakan sekitar 2 juta kasus aborsi yang terjadi setiap tahunnya. Kasus aborsi juga terjadi di salah satunya di Kota Tanjungpinang. Kasus aborsi di Kota Tanjungpinang memang tidak terekspos dimedia, hal ini bisa jadi karena sengaja ditutupi dan tidak diketahui oleh media sehingga akses untuk mendapatkan informasi mengenai aborsi cukup sulit. Berdasarkan informasi langsung dari informan bahwa aborsi ilegal yang dilakukan oleh pelaku bukan atas kemauan dari diri sendiri, ada pertimbangan perempuan untuk memilih aborsi. Maka dari itu peneliti merasa perlu untuk melakukan penelitian mengenai kasus aborsi, dengan rumusan masalah yaitu ‘Apa pendorong perempuan melakukan tindakan aborsi ilegal di Kecamatan Bukit Bestari Kota Tanjungpinang’ Metode penelitian yang dipilih oleh peneliti yaitu jenis penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif, yang mana peneliti akan memberikan gambaran secara sistematis, faktual dan akurat, dengan mencari dan menggunakan data secara langsung pada informan yang dianggap kompeten. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori tindakan sosial yang dicetuskan oleh Weber yang berlandaskan atas 4 tipe tindakan sosial yaitu tindakan tradisional, tindakan afektif, tindakan instrumental dan tindakan afektif. Berdasarkan analisa data yang didapatkan, diketahui bahwa faktor pendorong perempuan melakukan tindakan aborsi ilegal karena faktor pendorong dari luar diri perempuan itu sendiri. Adapun alasan perempuan memilih tindakan aborsi ilegal adalah sebagai berikut: keluarga memaksa untuk aborsi, keluarga tidak suka dengan pihak laki-laki, keluarga merasa malu anaknya hamil diluar nikah, faktor ekonomi mendesak untuk aborsi dan dorongan dari teman dan pasangan. Kata Kunci: Ilegal, Perempuan, Tindakan Sosial

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: aborsi ilegal
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HM Sociology
K Law > K Law (General)
Division: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Social Sciences
Depositing User: Rahma - Wati
Date Deposited: 19 Feb 2018 04:00
Last Modified: 19 Feb 2018 04:00
URI: http://repository.umrah.ac.id/id/eprint/381

Actions (login required)

View Item View Item