IMPLEMENTASI PROGRAM SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM (SPAM) DI KELURAHAN SENGGARANG KECAMATAN TANJUNGPINANG KOTA TAHUN 2017-2018

Reyhanoldra, Muhammad IMPLEMENTASI PROGRAM SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM (SPAM) DI KELURAHAN SENGGARANG KECAMATAN TANJUNGPINANG KOTA TAHUN 2017-2018. IMPLEMENTASI PROGRAM SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM (SPAM) DI KELURAHAN SENGGARANG KECAMATAN TANJUNGPINANG KOTA TAHUN 2017-2018. pp. 1-13. ISSN 0813-7444 (Unpublished)

[img] Text (formatnya pdf)
MUHAMMAD REYHANOLDRA-130563201110-FISIP-2019.PDF - Published Version
Restricted to Registered users only until 31 December 2019.
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (210kB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK Program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kelurahan Senggarang Kecamatan Tanjungpinang Kota tahun 2017-2018 bertujuan agar terpenuhinya kebutuhan air minum untuk wilayah yang tidak teraliri PDAM. Sesuai dengan identifikasi masalah dimana Implementasi Program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) mengalami masalah yaitu tidak semua rumah dapat teraliri air minum dari sumber tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa implementasi program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori implementasi oleh Edward III dengan menggunakan empat tolak ukur dari teori ini yaitu : a. Komunikasi b. Sumber Daya c. Disposisi d. Struktur Birokrasi. Informan dalam penelitian ini terdapat 6 informan sesuai dengan kebutuhan untuk menjawab hasil penelitian. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknis analisis secara deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah sesuai dengan analisis menggunakan teori implementasi yang dikemukakan oleh Edward III dari tolak ukur yang pertama yaitu komunikasi antara pelaksana program dengan penerima manfaat sudah berjalan namun tidak dilaksankan secara berkelanjutan. Dari tolak ukur yang kedua yaitu sumber daya masih ada kendala yaitu belum ditunjukannya bendahara dan masih kurangnya unit air baku. Tolak ukur yang ketiga yaitu disposisi terkait sikap pelaksana program berjalan maksimal dan tidak ada kendala. Dan didalam tolak ukur yang keempat yaitu struktur birokrasi seperti SOPnya juga menjadi kendala karena belum maksimalnya pelaksanaan tersebut. Program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kelurahan Senggarang Kecamatan Tanjungpinang Kota tahun 2017-2018 berjalan maksimal walaupun masih terjadi sedikit hambatan untuk melaksanakan program SPAM tersebut seperti kurangnya debit air sehingga belum cukup untuk dialiri ke semua rumah tanpa harus dilakukan penggiliran atau sistem buka tutup kran. Selanjutnya ada kewajiban-kewajiban yang belum secara maksimal dijalankan oleh penyelenggara program dalam hal ini UPTD SPAM terkait belum ditunjuknya bendahara dan belum maksimalnya pelaksanaan program ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 122 tahun 2015 sebagai pedoman pelaksanaan program SPAM. Kata kunci : Pelaksanaan, Sistem Penyediaan Air Minum.

Item Type: Article
Subjects: L Education > L Education (General)
Division: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > Program Studi Ilmu Administrasi Negara
Depositing User: Muhammad Reyhanoldra
Date Deposited: 14 Aug 2019 07:44
Last Modified: 14 Aug 2019 07:44
URI: http://repository.umrah.ac.id/id/eprint/4019

Actions (login required)

View Item View Item