ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS PESERTA DIDIK DITINJAU DARI USIA DAN PERBEDAAN GENDER PADA KELAS VII SMP NEGERI 11 TANJUNGPINANG

Hardi Cusinia, Amalia ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS PESERTA DIDIK DITINJAU DARI USIA DAN PERBEDAAN GENDER PADA KELAS VII SMP NEGERI 11 TANJUNGPINANG. ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS PESERTA DIDIK DITINJAU DARI USIA DAN PERBEDAAN GENDER PADA KELAS VII SMP NEGERI 11 TANJUNGPINANG. (Unpublished)

[img] Text
AMALIA HARDI CUSINIA-150384202039-FKIP-2019.pdf

Download (713kB)
Official URL: https://fkip.umrah.ac.id/

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik ditinjau dari usia dan perbedaan gender pada kelas VII SMP Negeri 11 Tanjungpinang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII.1 SMP Negeri 11 yang memiliki nilai UTS matematika diatas KKM yaitu 70 dan berusia antara 13-15 tahun. Setelah didapatkan 20 subjek, selanjutnya subjek tersebut diberikan soal tes kemampuan berpikir kritis matematis dan dari hasil tes tersebut subjek dikelompokkan berdasarkan tingkat kemampuannya. Dari 20 subjek tersebut terdapat proporsi laki-laki dan perempuan yaitu 8:12, sedangkan berdasarkan proporsi usia 13 tahun, 14 tahun, dan 15 tahun yaitu 12:6:2. Lalu, berdasarkan tingkat kemampuan berpikir kritis sangat tinggi, tinggi, sedang, rendag, dan sangat rendah memiliki proporsi 3:3:1:3:10. Selanjutnya, dipilih 12 informan yang menjadi perwakilan pada masing-masing kategori kemampuan, perbedaan gender dan usia serta mewakili jawaban dari peserta didik yang lainnya. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan secara umum bahwa kemampuan berpikir kritis antara laki-laki dan perempuan tidak terlalu mencolok perbedaannya dikarenakan seluruh subjek dapat memunculkan indikator-indikator berpikir kritis yang sudah ditetapkan oleh peneliti. Lalu berdasarkan usia, secara umum menunjukkan bahwa semakin besar usia peserta didik maka semakin berpikir kritis matematis peserta didik tersebut.

Item Type: Article
Subjects: L Education > L Education (General)
Division: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Program Studi Pendidikan Matematika
Depositing User: Amalia Hardi Cusinia
Date Deposited: 14 Aug 2019 07:44
Last Modified: 14 Aug 2019 07:44
URI: http://repository.umrah.ac.id/id/eprint/4049

Actions (login required)

View Item View Item