Analisis Higher Order Thinking Skill (HOTS) Siswa dalam Menyelesaikan Soal Pokok Bahasan Bangun Ruang Sisi Datar Kelas VIII.4 Madrasah Tsanawiyah Negeri Tanjungpinang

santia, santia and Tambunan, Linda Rosmery and Febrian, Febrian Analisis Higher Order Thinking Skill (HOTS) Siswa dalam Menyelesaikan Soal Pokok Bahasan Bangun Ruang Sisi Datar Kelas VIII.4 Madrasah Tsanawiyah Negeri Tanjungpinang. Analisis Higher Order Thinking Skill (HOTS) Siswa dalam Menyelesaikan Soal Pokok Bahasan Bangun Ruang Sisi Datar Kelas VIII.4 Madrasah Tsanawiyah Negeri Tanjungpinang. (Unpublished)

[img] Text
Artikel Repository (Santiai_150384202032)-dikonversi.pdf

Download (332kB)

Abstract

Peserta didik terbiasa dalam menyelesaikan soal rutin yang melibatkan ingatan atau rumus-rumus yang dihafalkan sehingga kurangnya kemampuan berpikir peserta didik dan tidak mampu mengasah skill dalam menemukan solusi untuk permasalahan yang diberikan.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dalam menyelesaikan soal pokok bahasan bangun ruang sisi datar.Berdasarkan pendekatan, penelitian ini merupakan penelitian kualitatif.Berdasarkan jenisnya penelitian ini merupakan penelitian deskriptif.Instrumen yang digunakan untuk penelitian berupa soal tes dan pedoman wawancara.Teknik pengumpulan data yaitu tes tertulis, wawancara dan dokumentasi.Analisis instrumen yang digunakan validitas isi dan validitas konstruk, sedangkan untuk teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data dilapangan model Miles and Huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarik kesimpulan).Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik pengumpulan data.Kemampuan berpikir peserta didik dengan kategori tinggi, sedang, dan rendah dalam menyelesaikan soal Higher Order Thinking Skill memiliki perbedaan. 7 peserta didik dengan HOTS tinggi dapat mencapai menganalisis, mengevaluasi, dan mengkreasi, sedangkan 6 peserta didik dengan kemampuan berpikir sedang dapat mencapai tingkatan berpikir menganalisis dan mengevaluasi namun tidak optimal dalam tingkat mengkreasi, dan 12 peserta didik dengan kemampuan berpikir rendah dapat mencapai tingkatan berpikir menganalisis namun ada yang tidak optimal dalam ketiga tingkat tersebut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek HOTS yang paling mampu dicapai yaitu pada aspek menganalisis dengan kategori tinggi peserta didik paling banyak. Kata Kunci: Analisis, HOTS, Bangun Ruang Sisi Datar.

Item Type: Article
Subjects: L Education > L Education (General)
Division: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Program Studi Pendidikan Matematika
Depositing User: Santia Santia
Date Deposited: 14 Aug 2019 07:43
Last Modified: 14 Aug 2019 07:43
URI: http://repository.umrah.ac.id/id/eprint/4063

Actions (login required)

View Item View Item