STRATEGI PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTA KEPRI DALAM MENGATASI TINGKAT KEHILANGAN AIR

ELFIZALINA, ELFIZALINA STRATEGI PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTA KEPRI DALAM MENGATASI TINGKAT KEHILANGAN AIR. STRATEGI PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTA KEPRI DALAM MENGATASI TINGKAT KEHILANGAN AIR. pp. 1-20. (Unpublished)

[img] Text
JURNAL ELFIZALINA (130563201124).pdf

Download (342kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi PDAM Tirta Kepri dalam Mengatasi Tingkat Kehilangan Air. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Instrument penelitian ini menggunakan purposive sampling. Penelitian didasari pada indikator strategi evaluasi yang menggunakan pendekatan manajemen strategi menurut Hadari Nawawi (2005) Terdiri dari lima indikator yaitu perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), penganggaran (budgeting), dan pengawasan/kontrol (control). Kesimpulan dari penelitian ini didapati faktor penghambat dari pelaksanaan strategi terletak pada Faktor eksternal yaitu faktor yang mempengaruhi tingginya kebocoran air dimana faktor-faktor tersebut memberikan kontribusi pengaruh yang berbeda-beda dimulai dari rendahnya kalibrasi meter pelanggan, rendahnya jumlah karyawan yang mendapatkan pelatihan Serta Faktor internal biasanya ada didana itu sendiri, karena keterbatasan biaya pada rendahnya aspek keuangan perusahaan, dan rendahnya kesehatan perusahaan, serta rendahnya manajemen perusahaan terhadap perbaikan infrastruktur. Sedangkan faktor pendukung berjalannya strategi yaitu tim khusus SPKA yang telah melakukan pemantauan maka terlihat dimana titik kebocoran air sehingga pihak PDAM tidak lagi melakukan pengecakan secara berkala yang akan memakan waktu dan hanya tinggal melakukan perbaikan hasilnya penurunan berkurang sehingga secara keuangan perusahan untung karena ada pemasukan dari penjualan air serta secara pelayanan PDAM terpuaskan kepada pelanggan. Hasil dari penelitian ini peneliti melihat bahwa manajemen sudah menerapkan strategi untuk menangani permasalahan kehilangan air, target penurunan air dibawah 40% tercapai dan tingkat kehilangan air tahun 2018 sebesar 36% dan akan terus di evaluasi hingga tingkat kehilangan mencapai20 persen menurut peraturan menteri pekerjaan umum nomor 20/PRT/M/2006.

Item Type: Article
Subjects: L Education > L Education (General)
Division: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > Program Studi Ilmu Administrasi Negara
Depositing User: Elfizalina Elfizalina
Date Deposited: 13 Aug 2019 04:19
Last Modified: 13 Aug 2019 04:19
URI: http://repository.umrah.ac.id/id/eprint/4146

Actions (login required)

View Item View Item