Upaya Meningkatkan Pemahaman Konsep Logika Matematika dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Alat Peraga Pilogma Kelas X SMA Muhammadiyah Tanjungpinang

Tuti Alawiah, Lia Upaya Meningkatkan Pemahaman Konsep Logika Matematika dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Alat Peraga Pilogma Kelas X SMA Muhammadiyah Tanjungpinang. Upaya Meningkatkan Pemahaman Konsep Logika Matematika dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Alat Peraga Pilogma Kelas X SMA Muhammadiyah Tanjungpinang. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
E-JURNAL LIA.pdf

Download (226kB) | Preview

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis siswa di kelas X SMA Muhammadiyah Tanjungpinang dengan menggunakan alat peraga Pilogma pada materi nilai kebenaran pernyataan majemuk Logika Matematika. Permasalahan ditemukan peneliti setelah dilaksanakan observasi pembelajaran, beberapa siswa masih belum mampu memahami konsep materi dan memikirkan lebih jauh mengenai materi yang sedang pelajari. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara dan tes untuk memperoleh data. Subjek penelitiannya kelas X SMA Muhammadiyah Tanjungpinang. Objek penelitian yaitu meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis siswa melalui tes setiap akhir siklus I dan II. Hasil tes pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis siswa diolah berdasarkan rubrik penskoran dan pedoman kriteria penskoran. Rata-rata tes pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis siswa ditentukan dengan rumus x ̅ = (total skor pemahaman konsep/jumlah siswa) x100 atau x ̅ = (total skor kemampuan berpikir kritis/jumlah siswa)x100. Setelah dilakukan analisis data pada siklus I dan siklus II, diperoleh rata-rata tes pemahaman konsep berturut-turut sebesar 91, 67% dan 94, 73% sedangkan hasil untuk kemampuan berpikir kritis siswa yaitu 69, 84% dan 85, 71%. Dengan demikian, pemahaman konsep siswa pada siklus I dan siklus II termasuk dalam kriteria baik sekali. Selain itu, persentase kemampuan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan dari 69, 84% dalam kategori tinggi menjadi 85, 71% atau kategori tinggi sekali. Selain itu, pada siklus II semua siswa mencapai ketuntasan belajar atau nilai ≥75.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: logika matematika, pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, alat peraga Pilogma
Subjects: L Education > L Education (General)
Depositing User: S.Pd LIA TUTI ALAWIAH
Date Deposited: 19 Feb 2018 08:56
Last Modified: 19 Feb 2018 08:56
URI: http://repository.umrah.ac.id/id/eprint/542

Actions (login required)

View Item View Item