Makrozoobenthos sebagai Indikator Pencemaran Logam Berat (Al dan Fe) di Perairan Kota Tanjungpinang

Wira Agung Lesmono, W and Chandra Joei Koenawan, CJK and Agung Dhamar Syakti, ADS (2018) Makrozoobenthos sebagai Indikator Pencemaran Logam Berat (Al dan Fe) di Perairan Kota Tanjungpinang. Makrozoobenthos sebagai Indikator Pencemaran Logam Berat (Al dan Fe) di Perairan Kota Tanjungpinang. (Unpublished)

[img] Text
ARTIKEL ILMIAH (WIRA AGUNG LESMONO).doc

Download (344kB)

Abstract

LESMONO, WIRA AGUNG. Makrozoobenthos sebagai Indikator Pencemaran Logam Berat (Al dan Fe) di perairan Kota Tanjungpinang. Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji. Dibimbing oleh Agung Dhamar Syakti dan Chandra Joei Koenawan. Penelitian mengenai keanekaragaman makrozoobenthos dan hubungannya dengan logam berat (Al dan Fe) pada sedimen telah dilakukan di perairan Tajungpinang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis makrozoobenthos, menganalisis logam berat (Al dan Fe) pada sedimen, serta mengetahui hubungan kelimpahan makrozoobenthos dengan kadar logam berat (Al dan Fe) pada sedimen di perairan Tanjungpinang. Pengumpulan data menggunakan observasi langsung di Pelabuhan Sri Bintan Pura, perairan Teluk Keriting, Tambang Bauksit Senggarang Besar dan perairan Tanjung Siambang Dompak. Penentuan titik stasiun menggunakan metode purposive sampling. Identifikasi makrozoobenthos menggunakan acuan WoRMS dan seashellhub. Preparasi sampel sedimen sesuai AFNOR NF X 31-151. Analisis logam menggunakan AAS. Data dianalisa principal component analysis (PCA) menggunakan SPSS 16. Hasil pengamatan makrozoobenthos teridentifikasi sebanyak 47 jenis dengan nilai kelimpahan rata-rata 55,48 ind/m2. Dimana kelimpahan tertinggi pada jenis Cerithium zonatum yaitu 16,67 ind/m2 dan terendah Rangia cunaeta 0,08 ind/m2. Kandungan logam Fe dalam sedimen dari seluruh titik lokasi penelitian masih dibawah baku mutu yang telah ditetapkan oleh Wisconsin Department of Natural Resources yaitu 20 mg/Kg. Sedangkan pada logam Al dalam sedimen belum ditemukannya angka pasti untuk menentukan baku mutu logam Al pada sedimen. Dari hasil uji yang dilakukan, terlihat bahwa konsentrasi logam (Al dan Fe) berpengaruh terhadap kelimpahan makrozoobenthos sebesar 47,3% dan 33,3% dimana hubungan ini dinyatakan searah. Kata kunci: Kelimpahan Makrozoobenthos, Indikator Pencemaran, Logam Berat.

Item Type: Article
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
Division: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Chemistry
Depositing User: Wira W Wira Agung Lesmono
Date Deposited: 20 Feb 2018 03:09
Last Modified: 20 Feb 2018 03:09
URI: http://repository.umrah.ac.id/id/eprint/664

Actions (login required)

View Item View Item